Tampilkan postingan dengan label wisata kalbar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wisata kalbar. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Mei 2013

Riam Caggat memiliki ketinggian sekitar 67 meter.



Lokasi

Terletak di desa Batang Air, Kecamatan Sajungan Barat, Kabupaten Sambas, Propinsi Kalimantan Barat.


Aksesbilitas

Berjarak lebih kurang 85 km dari ibukota Kabupaten Sambas.

Kamis, 23 Mei 2013




Air Terjun Gurung Sumpit memiliki ketinggian air 40 m.  Keunikan air terjun ini adalah di dinding bagian tepi air terjun dibawahnya terdapat sebuah goa yang menjorok ke dalam yang disebut Goa Ratu Kudung.  Konon goa ini (yang tembus ke Goa Lawang Kuari) sebagai tempat pertapaan dari Ratu Kudung yang tersisih dari tahta kerajaan Sekadau pada jaman dahulu kala.



Lokasi

Terletak di Desa Sumpit, Kecamatan Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau, Propinsi Kalimantan Barat.

Aksesbilitas

Berjarak 15 km dari Sungai Ayak, ibukota Kecamatan Belitang Hilir dan dapat ditempuh dengan kendaraan roda empat atau roda dua.

Tiket dan Parkir

Tiket masuk Rp 5000 per orang dan biaya parkir Rp 5000 per kendaraan.

Rabu, 22 Mei 2013

Air Terjun Melanggar/Menaggar/Mananggar merupakan patahan Sungai Landak dengan ketinggian terjunan air sekitar 40 meter. 

Ada sekitar 9 air terjun lagi di dekat kawasan (Kecamatan Aik Besar)  ini yang letaknya terpencar berjauhan.
 
(1) Air Terjun Remabo di Desa Sekendal yang merupakan patahan Sungai Dait.  Air terjun ini terdiri dari tujuh tingkat.  Untuk ke lokasi ini tak bisa sembarangan karena harus melewati jalan HPH PT Batasan. 

(2) Air Terjun Terinting juga terdiri dari tujuh tingkat dan terletak di Desa Jambo Tembawang di perbatasan Desa Jambo Tembawang-Desa Engkangin.  Air terjun ini berasal dari patahan Sungai Ensiang.  Keistimewaannya, dikelilingi gunung dengan rimba yang masih utuh. Untuk ke lokasi ini dibutuhkan waktu satu hari berjalan kaki (sekitar 40 km dari Desa Serimbu, ibu kota kecamatan).  Bahkan jika menggunakan perahu motor pun, dibutuhkan waktu 12 jam, karena
setelah tiba di Kuala Terinting, masih harus berjalan kaki lagi
berjam-jam. Di sekitar air terjun ini, ada sejumlah gua alam yang oleh penduduk untuk menginap, di antaranya Gua Harimau.



(3) Air Terjun Padelembayung di Desa Betiang dengan ketinggian 100 meter. Untuk ke lokasi ini, dibutuhkan waktu dua hari dengan berjalan kaki (sekitar 60 km dari Serimbu).

(4) Air Terjun Meroban di Desa Amparjawa dengan ketinggian 30 meter.

(5) Air Terjun Romboksetin di Desa Tengue dengan ketinggian 35 meter,
di kiri kanannya terdapat gunung dengan hutan belantara alami. Air
terjun ini digemari pelajar setempat, dan jaraknya sekitar 30 km dari
Serimbu.

(6) Air Terjun Bedawandi Desa Dangeaji dengan ketinggian 30 meter yang banyak ditumbuhi aneka jenis anggrek. Air terjun ini mengalir di Sungai So’ong.  Di sungai yang jernih, ikan berlimpah-limpah. Untuk ke lokasi ini, dibutuhkan waktu lima jam berjalan kaki dari Serimbu.

(7) Air Terjun Berui di Desa Serindu, sekitar 3 km dari Serimbu (satu jam berjalan kaki) memiliki enam tingkat,  Salah satu keistimewaannya,
kawasan ini salah satu tambang intan tradisional. 

(8) Air Terjun Ringin di Dusun Tejo, Desa Sepangah dengan tiga tingkat dandapat ditempuh dengan satu jam berjalan kaki dari Serimbu.

Disekitar Serimbu ada beberapa tempat yang seharusnya saya kunjungi seperti Air Terjun Tujuh Tingkat, Pegung Pangeran dan Terinting. Tempat-tempat itu tidak kalah eksotik dan indahnya dengan Manangar. Saya menyesal tidak sempat kesana. Lain kali pasti saya akan kunjungi!
Tetapi saya masih bisa mengunjungi Air Terjun Rimbo Ringin, di Serimbu. Walaupun medannya sulit tetapi tempat ini layak untuk dikunjungi. Setiap akhir pekan selalu ramai dikunjungi pemuda/i deesa. Pohon-pohon besar masih bisa ditemui disini. Bahkan saya pernah temukan Pasak Bumi sebesar paha orang dewasa.


(9) Air Terjun Tepaan di Desa Amparjawa, air Sungai Tepaan sepanjang 3 km dekat air terjun itu lurus tak berbelok-belok, dengan kedalaman 8-10 cm. Lokasinya sekitar satu jam dari Air Terjun Melanggar dengan berjalan kaki di jalan setapak.



Lokasi

Terletak di Dusun Perbuah, Desa Marayuh, Kecamatan Aik Besar, Kabupaten Pontianak, Propinsi Kalimantan Barat.

Peta dan Koordinat GPS:

Aksesbilitas

Berjarak sekitar 260 km dari Pontianak yang diawali melalui jalan darat dari Kota Ngabang menuju Setimbu, ibukota Kecamatan Aik Besar .  Bila menggunakan kendaraan umum, harus berhenti dulu di terminal kota Kecamatan Ngabang (sekitar tiga jam dari kota Pontianak). Selanjutnya dari sana, dapat menggunakan kendaraan desa ke Desa Serimbu (sekitar 56 km dari Ngabang), dengan waktu tempuh sekitar dua jam lebih.

Dari Desa Serimbu, perjalanan ke Air Terjun Melanggar dilanjutkan dengan perahu motor (masyarakat setempat menyebutnya pepet) yang berkecepatan 13 km/jam dengan kekuatan mesin 9,9 PK. Ongkosnya sekitar Rp 100.000 sekali jalan. Perjalanan melintasi Sungai Landak ini menempuh waktu sekitar dua setengah jam, itu pun harus melewati sejumlah riam.  Pepet rute Serimbu-Melanggar tidak punya jadwal tetap dan seringkali tidak jalan jika penumpang sedikit atau air sungai surut. wisata landak, kompasiana.

Selasa, 21 Mei 2013


Lokasi

Terletak di Dusun Bokak, Desa Gonis Tekam, Kecamatan Sekadau Hillir, Kabupaten Sekadau, Propinsi Kalimantan Barat.

Peta dan Koordinat GPS:
  
Aksesbilitas

Terletak tidak jauh dari simpang masuk ke Kantor Bupati Sekadau.

Tiket dan Parkir

Harga tiket adalah Rp 1000 per orang. sites.google.com.

Rabu, 01 Mei 2013


inka Island Park merupakan sebuah objek wisata yang ada di daerah Singkawang, Kalimantan Barat. Kawasan wisata yang terletak di teluk Karang atau Ma'jantuh, sebelah selatan kota Singkawang ini bisa ditempuh selama 3 jam dari Kota Pontianak. Objek wisata ini merupakan perpaduan dari wisata modern dan wisata alami.

Sinka Island Park adalah sebuah kompleks wisata yang dibangun untuk memanjakan masyarakat Kalimantan Barat pada umumnya dan warga Singkawang khususnya. Di kawasan wisata ini, pengunjung bisa menikmati keindahan pantai dengan berkeliling mengendarai delman atau kuda yang bisa disewa. Di area ini juga tersedia kolam renang, kantin, dan banyak kios makanan dan minuman.

Sinka Zoo Dari Jauh
Selain berkeliling pantai dengan kuda, pengunjung juga bisa mencoba permainan air di pantai ini seperti banana boat, jetski, dan sepeda air. Yang paling terkenal di kawasan wisata ini adalah Sinka Zoo. Sebuah kebun binatang yang memiliki topografi berbukit-bukit. Kebun binatang ini terletak di sebelah selatan, sekitar 500 meter setelah memasuki kawasan Sinka Island Park. Seperti di Taman Safari, disini kita bisa mengelilingi Sinka Zoo dengan mengendarai mobil. Namun kalau pengunjung ingin turun untuk berfoto-foto juga dipersilakan.

Pantai Di Sinka Island Park
Tiket masuk di Sinka Zoo ini Rp 10.000/orang. Koleksi satwa di kebun binatang ini cukup lengkap. Disini sobat dan putra-putri bisa melihat bahkan memberi makan hewan tertentu seperti rusa dan kerbau albino. Satwa lain yang ada disini adalah gajah, harimau, singa, beruang madu, siamang, burung merak, burung kakatua, kera, burung elang laut dan ular. Disini pengunjung juga bisa memegang dan berfoto dengan ular sanca albino asli dari Brazil.

Pulau Simping
Selain Sinka Zoo, Objek wisata lain yang bisa dikunjungi adalah Pulau Simping. Sebuah pulau kecil dan mungil yang dihubungkan oleh sebuah jembatan yang ada di Sinka Island Park.  

Selain pulau Simping, ada juga pantai Bajau. Tiket masuknya sebesar Rp 20.000/orang. Pantai ini cenderung berbatu sehingga menyulitkan pengunjung untuk berenang. Namun di pantai Bajau ini, pengunjung bisa mencoba permainan air banana boat dengan tarif Rp 200.000/ 6 orang selama 15 menit. balibackpacker.

Sabtu, 27 April 2013




1. Pulau Simping
Sumber foto disini

Pulau Simping terletak di perairan Pantai Teluk Mak Jantu, Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Pulau Simping berukuran mini dengan luas hanya 1 hektar. Pulau ini termasuk dalam kawasan wisata Pantai Sinka Park Island. Berdasarkan tulisan yang terdapat di plang sebelum menuju pulau simpang, pulau ini menurut PBB adalah pulau terkecil di dunia.

2. Danau Sentarum

sumber foto disini

Danau Sentarum adalah celengan air raksasa, karena saat musim hujan, ketinggian air di danau ini mencapai 14 meter. Danau yang merupakan danau musiman ini menjadi salah satu bagian dari Taman Nasional Danau Sentarum. Luas keseluruhan kawasan Danau Sentarum 132.000 hektar ditambah dengan 64.000 hektar yang diusulkan sebagai daerah penyangga. Sekitar 20 hektar merupakan danau musiman yang menjadi penutup daerah seluas 30.500 hektar, sisanya tertampung di danau tersebut. Taman Nasional Danau Sentarum berada di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu Propinsi Kalimantan Barat. Letaknya kira-kira 700 kilometer dari Pontianak.

3. Bukit Kelam

Sumber foto disini



Bukit Kelam terletak di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, cagar alam Bukit Sintang Kelam seluas 520 hektar. Cagar alam kubit Kelam Sintang ini mencapai ketinggian hingga 900 meter di atas permukaan laut dengan kemiringan antara 15-40 derajat, menjadikannya tempat yang sempurna untuk paragliding dan panjat tebing. Cagar alam ini juga menyediakan tantangan bagi mereka yang menyukai hiking dan trekking.


4. Pantai Temajuk






Pantai Temajuk terletak di Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas Kalimantan Barat. Jarak Pantai Temajuk Sekitar 120 kilometer dari Kota Sambas, yang mana kawasan pesisir ini langsung berbatasan dengan Laut Natuna dan Malaysia Timur. Keunikan dari pantai ini, adalah ketika air laut surut menyisakan hamparan pasir yang sangat luas dengan lebar sekitar 100-150 meter. Namun ketika memasuki bulan Oktober - Februari tiupan angin cukup kencang dan tinggi gelombang di pantai ini bisa mencapai 2 meter bahkan lebih. Inilah saat yang tepat untuk melakukan olahraga sky diving atau berselancar bagi mereka yang gemar dan mahir akan olahraga tersebut.

5. Tugu Khatulistiwa

Sumber foto disini

Tugu Khatulistiwa ini berada di jalan Khatulistiwa kecamatan Pontianak Utara dan di bangun pada tahun 1928. Peristiwa penting dan menakjubkan di sekitar Tugu Khatulistiwa adalah saat terjadinya titik kulminasi matahari, yakni fenomena alam ketikaMatahari tepat berada di garis khatulistiwa. Pada saat itu posisi matahari akan tepat berada diatas kepala sehingga menghilangkan semua bayangan benda-benda dipermukaan bumi. Pada peristiwa kulminasi tersebut, bayangan tugu akan "menghilang" beberapa detik saat diterpa sinar Matahari. Demikian juga dengan bayangan benda-benda lain disekitar tugu.Peristiwa titik kulminasi Matahari itu terjadi setahun dua kali, yakni antara tanggal 21-23 Maret dan 21-23 September.

6. Air Terjun Banangar

Sumber foto disini

Air terjun Banangar terletak di Dusun Perbuak Desa Merayuh Kecamatan Air Besar Kabupaten Landak. Air terjun Banangar merupakan air terjun terbesar di Kabupaten Landak, yaitu dengan lebar 60 meter dan tinggi 60 meter. Keunikannya: di bawah air terjun terdapat danau kurang lebih 2 Ha terbentuk bulat yang dapat digunakan untuk mandi, berenang dan memancing ikan atau udang.

7. Wisata Nusantara

Sumber foto disini

Wisata Nusantara terletak di desa Penibung Mempawah Hilir Kab Pontianak. Wisata Nusantara Diresmikan oleh bupati Pontianak Bapak Ria Norsan pada 12 Mei 2010. Tempat wisata ini menawarkan berbagai macam permainan yang menarik, Ditambah pemancingan air tawar, permainan kolam air seperti, banperboot, warking water boot dan mini golf. Selain itu, bagi penggemar tantangan yang memacu adrenalin, Wisata Nusantara juga menyediakan playing fox, out bond dengan panjang kurang lebih 90 meter yang dilengkapi enam permainan tali temali.

8. Sumber air panas Sipatn Lotup
Sumber foto disini

Terletak di Desa Jangkang, Kecamatan Balai Sebut, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat, sekitar 6 jam perjalanan dari Pontianak. Pemda setempat tampaknya sudah mengemas lokasi air panas yang mempunyai temperatur antara 52 – 55 derajat Celcius tersebut menjadi tempat yang layak untuk dikunjungi. Kolam pemandian air hangat dan fasilitas umum penunjang telah dibangun.

9. Istana Muliakarta


Terletak di Desa Muliakarta,Kecamatan Benua Kayong,Kabupaten Ketapang. Dibangun oleh pangeran perdana menteri Haji Muhammad Sabran, Sultan ke-14 kesultanan Tanjungpura yang berkuasa dari tahun 1845 sampai tahun 1924.

10. Pulau Selimpai
Add caption


Pulau Selimpai adalah pulau yang terletak di Desa Sebubus, Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas. Memiliki keindahan Pantai dengan luas Pantai 200 ha. Pulau Selimpai ini jarak tempuhnya sekitar 7 km dari ibukota Kecamatan Paloh dan 80 km dari pusat Ibukota Kabupaten Sambas. Merupakan tempat penakaran penyu untuk di lindungi agar tidak punah.Pulau Selimpai yang ini memiliki Berbagai beberapa Spesies Penyu, menurut catatan Satgas, Pantai Selimpai dari kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Paloh, ada empat jenis penyu yang ada di Pulau Ini yaitu : Penyu hijau, Penyu sisik, Penyu lekan, dan Penyu belimbing (hanya sesekali pindah)

11. Riam Merasap
sumber foto disini


Riam Merasap terletak di wilayah Kecamatan Tujuh Belas Dusun Sigonde Kabupaten Bengkayang, luas areal Riam ini kurang lebih sekitar 1,5 hektare dengan ketinggian air terjun sekitar 18 meter, jarak tempuh dari kota Bengkayang ke Lokasi Riam Merasap kurang lebih sekitar 45 km dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua dan empat. Riam Merasap ini merupakan rekreasi unggulan yang kerap digunakan oleh umat beragama Katolik untuk beribadah setiap tahunnya menjelang Bulan Rosaria.
Dari pusat kota Sambas menuju lokasi air terjun Riam Merasap berjarak 82 Kilometer (KM). Untuk ke lokasi bisa menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. "Sementara dari Malaysia untuk menikmati air terjun ini, dari titik nol perbatasan hanya menempuh jarak 10 km." pecidasase.

Rabu, 24 April 2013



Tugu Khatulistiwa terletak di sisi jalan Khatulistiwa, Pontianak Utara. Setiap tanggal 21 -23 Maret dan 21-23 September setiap tahun diperingati hari kulminasi matahari di tempat ini, yakni matahari tepat berada di atas garis khatulistiwa sehingga bayangan benda di tempat ini hilang.

Di kompleks Tugu Khatulistiwa sering pula diadakan agenda wisata khusus, seperti pertunjukan kesenian, pameran dan sebagainya. Berdasarkan catatan yang diperoleh pada tahun 1941 dari V. en. W oleh Opzihter Wiesedikutip dari Bijdragentot de geographie dari Chep Van den topographieschen dient in Nederlandsch Indie: Den 31 Sten Maart 1928, telah datang di Pontianak suatu ekspedisi internasional yang dipimpin seorang ahli geografi berkebangsaan Belanda untuk menentukan titik/tonggak garis equator di Pontianak.

Konstruksi awal Tugu Khatulistiwa yang pertama dibangun tahun 1928, hanya berbentuk tonggak dengan tanda panah. Tahun 1930 disempurnakan berbentuk tonggak dengan lingkaran dan tanda panah. Tahun 1938 dibangun kembali dengan penyempurnaan oleh arsitek Silaban. Pada tahun 1990 kembali Tugu Khatulistiwa tersebut direnovasi dengan pembuatan kubah untuk melindungi tugu asli serta pembuatan duplikat tugu dengan ukuran 5 kali lebih besar dari tugu yang asli. Tugu ini diresmikan pada tanggal 21 September 1991.

Bangunan tugu terdiri dari empat buah tonggak belian, masing-masing berdiameter 0,30 meter, dengan ketinggian tonggak bagian depan sebanyak dua buah setinggi 3,05 meter dan tonggak bagian belakang tempat lingkaran dan anak panah penunjuk arah setinggi 4,40 meter.

Diameter lingkaran yang bertulisan EVENAAR 2,11 meter. Panjang penunjuk arah 2,15 meter. Tulisan plat di bawah anak panah tertera 109o 20' OLvGr menunjukkan letak berdirinya tugu khatulistiwa pada garis Bujur Timur.

Search

Bookmark Us

Delicious Digg Facebook Favorites More Stumbleupon Twitter